Jari jemari si kecil semakin rajin mengeksplorasi dunia kecil di sekelilingnya. Segala benda disentuhnya. Ia ingin mengenal tekstur benda yang berbeda-beda. Inilah kesempatan mengarahkannya bermain buku bertekstur. Aktivitas ini mengasah motorik halus dan indera peraba anak. Si kecil pun mengenal aneka tesktur dan bentuk
Persiapan :
• Buku bertekstur (bisa Anda beli di toko buku).
• Membuat sendiri dengan menempelkan potongan-potongan kain; wol, brokat, handuk, satin, kaos, jins, korduroy, kulit dan bulu imitasi, serta kancing bermacam ukuran pada lembaran-lembaran buku.
Cara bermain :
1. Dudukkan si kecil di pangkuan Anda, atau ia duduk di lantai beralas karpet.
2. Buka lembaran buku, bimbing anak meraba potongan kain-kain bertekstur dalam buku.
3. Semangati si kecil saat ia mulai meraba dan menyentuh kain tersebut.
4. Ketika tangannya meraba, katakan, “Kain ini lembut. Kalau yang ini kasar.”
Catatan keamanan mainan:
Awasi anak karena ada kemungkinan ia menyobek buku, menarik potongan kain atau kancing dan memasukkan ke dalam mulutnya.
Kemampuan yang terstimulasi:
• Klasifikasi
• Sentuhan
• Motorik kasar
• Bicara
Senin, 19 April 2010
Perawatan Gigi Pada Balita
Nah, bagaimana cara merawat gigi si kecil?
Pada anak-anak, perawatan yang tidak benar dapat menyebabkan gigi si kecil pada usia dini sudah terkena karies, yaitu gigi gompal dan berwarna kehitaman.Hal ini terutama paling banyak disebabkan oleh kebiasaan buruk, seperti misalnya, minum susu botol sampai tertidur, sering mengemut makanan didalam mulut, terlalu banyak mengkonsumsi permen, coklat dan kue2 manis, atau orang tua yang kurang memperhatikan kebiasaan menyikat gigi pada anak2nya. Anggapan bahwa gigi pada anak2 hanya bersifat sementara karena toh nantinya akan diganti gigi tetap adalah anggapan yang tidak tepat. Membantu menjaga kebersihan mulut pada anak sejak dini amatlah penting. Anak2 dengan kondisi kesehatan gigi yang tidak baik akan mengurangi nafsu makan pada anak karena tidak dapat mengunyah dengan baik, sehingga berefek pada gizi yang menurun. Perlu juga diingat bahwa infeksi pada gigi dapat menyebabkan infeksi ditempat atau bagian/organ tubuh lainnya (mata, ginjal, hati, tonsil, jantung dsb) yang disebut sebagai fokal infeksi karena kuman dari gigi tsb ikut bersama peredaran darah bersarang di organ tubuh lain. Selain itu gigi susu adalah penuntun tumbuhnya gigi tetap. Bila gigi susu tanggal sebelum waktunya atau mengalami kerusakan yang cukup serius, gigi tetap akan kehilangan arah dalam pertumbuhannya, sehingga gigi tetap tumbuh tidak teratur (berjejal).
Nah, ayo sama-sama kita ajarkan cara merawat gigi yang benar sejak dini pad si kecil
Langganan:
Postingan (Atom)
