Cari Blog Ini

Rabu, 12 Mei 2010

Istighfar dan doa untuk mendapat anak

Harits An-Nadhri berkata kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku termasuk Ahlul bait, mereka akan merugi karena aku tidak punya keturunan. Kemudian beliau berkata: “Bedoalah dalam keadaan sujud:

ربّ هب لي من لدنك وليّاً ربّ لا تذرني فردًا وأنت خير الوارثين

Rabbi hablî mildunka waliyyâ. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.
Ya Rabbi, karuniakan padaku kekasih dan penolong dari sisi-Mu. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”
Lalu aku melakukannya sehingga aku punya anak Ali dan Husein. (Al-Wasail 5: 106)

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Harits bin Mughirah berkata kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku termasuk Ahlul bait, aku akan rugi karena aku tak punya anak. Maka beliau berkata: “Berdoalah kepada Allah swt dalam keadaan sujud:

ربّ هب لي من لدنك ذريّة طيّبةإنّك سميع الدعاء ربّ لاتذرني فرداً وانت خير الوارثين

Rabbi hablî mildunka dzurriyatan thayyibah, innaka samî’ud du’â’. Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn.
Ya Rabbi, karuniakan padaku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Maha Mendengar doa. Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan.”

Dan hendaknya doa ini dibaca dalam rakaat terakhir shalat Isya’. Kemudian lakukan hubungan dengan isterimu pada malam itu.” Harits bin Mughirah berkata: aku melakukannya sehingga dikaruniai anak Ali dan Hisein. (Mustadrak Al-Wasail 2: 616)

Imam Ali Zainal Abidin (sa) berkata kepada sebagian sahabatnya:
“Bagi yang mengharapkan keturunan, maka hendaknya membaca doa berikut (70 kali):

ربّ لاتذرني فرداً وأنت خير الوارثين، واجعل لي من لدنك وليّاً يرثني في حياتي ويستغفر لي بعد موتي، واجعله خلفا سويّا، ولا تجعل للشيطان فيه نصيباً، اللهمّ إنّي أستغفرك وأتوب إليك إنّك أنت الغفور الرّحيم

Rabbi lâ tadzurnî fardâ wa Anta khayrul wâritsîn. Waj’allî milladunka waliyyâ yaritsunî fî hayâtî wa yastaghfirulî ba’da mawtî, waj’alhu khalfan sawiyyâ, wa lâ taj’al lisy syaithâni fîhi nashîbâ. Allâhumma inn astaghfiruka wa atûbu ilayka, innaka Antal ghafûrur rahîm.

Ya Rabbi, jangan biarkan aku sendirian tanpa keturunan, sedangkan Engkau sebaik-baik pemberi warisan. Ya Allah, jadikan bagiku kekasih dan penolong yang menjadi pewarisku dalam hidupku, dan memohonkan ampunan untukku sesudah kematianku. Jadikan ia penerusku yang mulia, jangan jadikan setan ambil bagian di dalamnya. Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Barangsiapa yang sering membaca doa ini, Allah akan mengkaruniakan padanya apa yang diinginkan: harta, anak, kebaikan dunia dan akhirat. Karena Allah swt berfirman:
‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, menjadikan untukmu kebun-kebun dan menjadikan untukmu sungai-sungai’.” (Nuh: 10-12). (Al-Wasail 15: 106)

Salah seorang berkata kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa): Aku tidak punya keturunan. Lalu beliau berkata: “Beristighfarlah (100 kali) waktu dini hari, jika kamu lupa hendak mengqadha’nya (menggantinya di waktu berikutnya).” (Al-Wasail 15: 108).

Al-Abrasy Al-Kulaini mengadu kepada Imam Muhammad Al-Baqir (sa) bahwa ia tidak punya keturunan. Lalu beliau berkata: “Beristighfarlah kepada Allah setiap hari dan setiap malam seratus kali, karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, menjadikan untukmu kebun-kebun dan menjadikan untukmu sungai-sungai’.” (Nuh: 10-12). (Al-Wasail 15: 107)

Tips-tips untuk hamil

Tips-tips untuk hamil:

1. Sebelum bercampur, suami dan istri harus berdoa bersama. Doanya harus sungguh-sungguh bahwa memang menginginkan anak dari Tuhan. Karena bila kita berdoa sungguh-sungguh, Tuhan pasti mendengar doa kita dan mengabulkan permintaan kita.
Dan selama ini, saya dan istri saya sering berdoa dahulu sebelum bercampur.
Puji Tuhan, Tuhan mendengar doa kami.

2. Masa subur untuk siklus haid yang teratur rumusnya: Hari ke-12 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama haid.
Contohnya: istri saya haid pertama 9 Juni 2008, dan kami bercampur pada 9 + 11 sampai 9 + 15. Jadi kami bercampur tanggal 20 - 24 Juni 2008.
Hari lain bila pengen bercampur sebaiknya 3 hari sekali, karena di luar hari ke-12 dan ke-16 tidak terjadi kehamilan. Kesuburan hanya hari ke-12 sampai ke-16.
Rumus ini berlaku untuk siklus 30 hari.
Untuk siklus lainnya, dapat mengikuti rumus berikut:

Banyak sekali referensi yang rumusnya berbeda-beda untuk menghitung masa subur, sehingga saya juga bingung yang mana yang benar…
Berdasarkan pengalaman saya dan berbagai referensi, saya lebih percaya rumus berikut ini:

Masa ovulasi = (Siklus Haid - 16 + Tanggal Hari Pertama Haid Terakhir)
Masa subur = (Masa ovulasi - 2) sampai (Masa ovulasi + 2)

Contoh:
- Tanggal Hari Pertama Haid Terakhir = 9 Juni 2008
- Siklus Haid = 30 hari
- Masa ovulasi = (30 - 16 + 9) = 23
- Masa subur = (23 - 2) sampai (23 + 2) = 21 Juni sampai 25 Juni

Bila siklus haidnya tidak teratur, maka bisa dicoba dengan mengukur suhu badan setiap hari, setiap kenaikan 1-2 derajat Celcius itu menandakan kesuburan.

3. Suami dan istri harus mengenal pasangannya. Fourplay dan kasih sayang harus dilakukan dengan baik. Setelah fourplay, suami harus menembak dengan tepat.
Supaya menembak dengan tepat, posisi istri harus mengangkang agar suami lebih mudah menembak (penetrasi). Jadi gaya fourplay terserah kepada pasangan, tapi setelah fourplay harus pindah posisi istri mengangkang agar penetrasi lebih dalam ke vagina istri, sehingga sel sperma dan sel telur bisa bertemu. Supaya spermanya tahan lama, posisi istri tetap telentang, kedua kaki istri dilipat sampai menempel ke dadanya, biarkan 10 menit, lalu luruskan kakinya. Jangan menempel ke tembok, karena bisa capek dan itu tidak benar.
Dan bila kita berdoa, Tuhan pasti nonton dan akan membentuk anak kita ketika sel sperma membuahi sel telur.

4. Konsumsi makanan
Selain konsumsi makanan yang baik, suami istri bisa mengkonsumsi vitamin E atau madu. Karena vitamin sifatnya anti-oksidan yang menjaga stamina tubuh kita sehingga diharapkan organ reproduksi kita juga ikut sehat. Tapi sekali lagi vitamin E dan asam folat bukan obat penyubur. Obat penyubur adalah obat hormonal yang merangsang produksi hormon progesteron agar menghasilkan sel telur yang baik dan mempersiapkan dinding rahim yang baik, misalnya merk Provera dan Profertil, tapi ini harus dengan resep dokter.

Istri juga boleh konsumsi yang mengandung asam folat sebagai vitamin B9 yang mempersiapkan kehamilan untuk memperkuat perkembangan otak dan tulang belakang janin agar janin tidak mengalami cacat atau kelainan. Untuk makanan alami yang mengandung asam folat: gandum, kacang-kacangan, beras, dan terigu.
Selain makanan alami, kita juga bisa minum susu Anmum (label produknya: yang merencanakan kehamilan), atau tablet Folavit 400 mcg. Tablet Folavit wajib untuk ibu hamil, sedangkan untuk ibu pra-hamil tidak wajib, karena bisa konsumsi makanan alami dan susu AnMum.

Saya juga turut mendoakan agar Tuhan menganugerahkan anak bagi yang sudah merindukannya.