Cari Blog Ini

Minggu, 25 April 2010

Inilah Penyebab Rasa Sakit Perempuan Saat Bercinta

PERNAHKAH Anda kesakitan dan meminta pasangan untuk berhenti saat sedang berhubungan intim? Ada baiknya tidak mengabaikan rasa sakit tersebut. Pasalnya, rasa sakit yang tidak disebabkan oleh bercinta terlalu keras, bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan tersembunyi.

Karena itu, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter karena penanganan dini bisa menghindarkan dari penyakit yang lebih serius. Berikut beberapa gangguan kesehatan yang bisa menjadi pemicu rasa sakit saat bercinta:

Perempuan

Infeksi vagina. Infeksi seperti thrush atau penyakit radang panggul bisa menjadi penyebab rasa sakit di vagina saat sedang berhubungan intim.

Endometriosis. Gangguan kesehatan yang satu ini juga bisa menyebabkan nyeri panggul saat bercinta serta rasa tidak nyaman saat sedang menstruasi. Endometriosis umum dijumpai pada perempuan yang tidak subur.

Luka episiotomi. Di awal-awal, bekas luka setelah melahirkan ini biasanya akan terasa sakit. Tapi, rasa sakitnya bisa bertahan hingga dua bulan.

Vagina kering. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya gairah atau kurangnya estrogen setelah menopause, atau saat menyusui. Rasa sakit akibat kondisi ini cenderung lebih parah pada waktu-waktu tertentu dalam rangkaian siklus Anda. Rasa sakit akibat vagina kering biasanya mulai terasa dari awal penetrasi.

Vaginismus. Vaginismus merupakan kram otot-otot di sekitar pembukaan vagina, sehingga membuat hubungan intim hampir tidak memungkinkan. Gangguan ini seringkali dipicu oleh masalah psikologis dan lebih sering terjadi jika pernah mengalami trauma seksual, seperti pelecehan seksual atau pemerkosaan.

Tips Penting Cara Menunda Ejakulasi Pria

Menurut survey yang dilakukan majalah Men’s Health, rata-rata lama waktu yang dibutuhkan pria saat bercinta sekitar lima hingga 10 menit. Cukup singkat memang, padahal perempuan seringkali butuh waktu lebih lama untuk orgasme.

Komunikasi dengan pasangan agar hubungan seks lebih berkualitas menjadi kuncinya. Coba, bantu pasangan Anda dengan beberapa cara berikut agar lebih tahan lama saat bercinta.

Kontrol ejakulasi
Ejakulasi terlalu dini sangat bisa dihindari. Pria bisa menarik penis saat sudah merasa akan ejakulasi. Cara ini bisa mengurangi aliran darah ke penis dan membantu pria untuk menunda ejakulasi.

Latihan dari masturbasi
Saat masturbasi, pria bisa melatih kemampuannya untuk bercinta lebih lama. Ketika masturbasi, tahan sekitar 10 menit sebelum ejakulasi. Waktu ini bisa ditambah dengan latihan. Cara ini bisa menyesuaikan pria saat bercinta, artinya waktu ejakulasi bisa ditunda beberapa menit.

Foreplay lebih lama
Jangan terlalu terburu-buru penetrasi. Memperlama waktu foreplay bisa membantu pria untuk tahan lebih lama saat berhubungan seks.

Lakukan senam kegel
Pria pun bisa melatih kemampuan seksnya dengan senam kegel. Kegel bisa membantu pria mengontrol otot-otot yang berfungsi mengatur ejakulasi. Latihan kegel bisa dilakukan dengan cara seperti sedang menahan buang air kecil.

Kontrol penetrasi
Kontrol gerakan penetrasi. Hubungan seks akan singkat jika penis dimasukkan terus-menerus, berulang-ulang, dan dengan kekuatan penuh. Kontrol penetrasi dengan gerakan lebih lambat sepanjang berhubungan seks.

Variasi posisi
Ganti posisi lebih sering saat berhubungan seks, bisa membuat durasi lebih lama. Posisi tertentu bisa membuat pasangan menikmati seks, namun juga membantu pria untuk tahan lebih lama. Contohnya, posisi woman on top.

Lebih sering bercinta
Melakukan hubungan seks lebih sering bisa memberikan kesempatan pada pria untuk mengenali kemampuan tubuhnya. Jarak hubungan seks yang terlalu lama, membuat pria tak mampu menahan ejakulasi.