Sebelum anda memulai water sex, sebaiknya persiapkan diri untuk siap berbasah-basah dan mungkin sangat tidak menyenangkan karena semua mengenai bagian dari rumah yang umumnya jarang digunakan sebagai tempat berhubungan seks, yaitu kamar mandi.
Sebelum memulai yakinkan pasangan anda tidak memakai kosmetik. Hal yang terbaik anda lakukan, mulailah sesi foreplay di tempat kering, mungkin tempat tidur, ruang tengah atau ruang makan. Dan katakan padanya ada sesuatu yang harus dilakukan terlebih dulu.
Masuklah ke kamar mandi, nyalakan beberapa lilin, matikan lampu, nyalakan shower dan pastikan temperatur air yang sempurna. Kemudian kembali kepadanya untuk melanjutkan permainan. Jika anda memiliki kontrol yang baik, cobalah penetrasi pasangan anda untuk beberapa menit, lepaskan dan kemudian bawa dia ke kamar mandi yang telah dipenuhi dengan uap.
Siapkan sponge badan dengan sabun aromatik dan menghadap bagian belakan tubuh pasangan. Mulailah menggosoknya dari belakang, turun sampai ke bagian pantat, bagian belakang paha, betis dan bahkan kaki. Selagi anda berlutut, putar pasangan anda sehingga anda berhadapan dengan bagian depan pasangan anda. Kembali gosok mulai dari perut dan berakhir di payudara, tidak ketinggalan tangan, leher dan tentunya letakan sabun pada tangan untuk membersihkan bagian vaginanya.
Jika anda memiliki sponge badan dua buah, anda dapat saling membersihkan, ini akin memberikan double kesenangan. Setelah anda selesai, ada beberapa posisi yang dapat dipakai untuk mengurangi ketidaknyamanan berhubungan di kamar mandi antara lain:
Membungkuk
Kamar mandi adalah tempat lain yang tepat untuk melakukan hubungan dengan cara membungkuk. Balikkan pasangan anda, biarkan dia mengistirahatkann tangannya pada ubin atau menahannya pada rak handuk. Jangan tutupi penis anda dengan sabun yang membuat dia tidak nyaman di dalam.
Mengangkatnya
Jika anda memiliki stamina dan kekuatan, angkat dia dan biarkan kakinya melilit pinggang dan mulailah memutar-mutar didalamnya. Jika shower cukup besar, letakkan dia dibawahnya dan biarkan air menghantam tubuh anda selagi anda tengah berhubungan.
Terlentang
Jika anda senang melihat pasangan selagi basah dan liar, cobalah terlentang di dalam tub dan biarkan dia "mengendarai" anda. Bayangkan betapa indahnya merasakan segala hal yang terbaik sementara air menyentuh-nyentuh testes anda.
Berlutut
Anda dapat biarkan dia berdiri atau terlentang dalam tub. Apapun masalahnya seorang wanita mau menerima oral sex di kamar mandi. Ini karena wanita merasa nyaman mengatahui vaginanya sangat bersih dan mengharapkan kehangat lidah disamping kehangatan uap air yang menambah kesenangan.
Rabu, 21 April 2010
Rahasia Sukses Ciuman
Saat Anda berdua saling menatap, lalu merasakan detak jantung berpacu cepat, selanjutnya si dia merengkuh Anda ke dalam pelukannya. Bibir Anda saling berpagut, namun tiba-tiba… si dia menghentikan ciumannya. What's wrong? Is it my breath? Say it ain't so. Yang pasti, sikap si dia membuat Anda bertanya-tanya? “Apakah saya terlalu agresif? Atau justru sebaliknya? Lalu kenapa dia tiba-tiba ingin berhenti?
Menurut sebuah riset yang pernah dilakukan oleh sebuah website di Amerika, kemampuan seseorang mencium, dapat membuat pasangan mau berlama-lama berciuman, bahkan membuat terlena dan bersedia bercinta.
Tapi jika Anda dan pasangan tidak merasakan hal ini, tentu ada yang salah. Bukan tidak mungkin, Anda atau pasangan bukan kategori a good kisser, atau bisa jadi pasangan memang tidak terlalu suka berciuman. Mana yang benar? Agar Anda tak penasaran, cek fakta berikut ini untuk menemukan jawaban yang benar.
Dia menghentikan ciuman 'panas' Anda
Jika tiba-tiba si dia menghentikan ciuman Anda yang penuh gairah, dan enggan untuk melanjutkannya, maka ini adalah pertanda bahwa Anda terlalu bernafsu melakukannya. Cara ini membuat pasangan tak bisa bernafas. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah, mencium pasangan secara lebih santai, penuh kelembutan.
Pasangan berhenti bernafas saat Anda menghembuskan nafas
Jangan terlalu percaya diri dan menganggap nafas Anda sesegar udara pagi. Bagamana kalau ternyata sebaliknya? Cara terbaik menyiasati agar hal ini tidak terjadi, adalah memastikan kesegaran napas sesaat sebelum berciuman. Caranya dapat bermacam-macam, Anda dapat menggunakan semprotan penyegar mulut, mengulum permen, dan selalu menjaga kebersihan oral (sikat gigi dan berkumur dengan cairan antiseptik).
Pasangan menjauhi bibir Anda
Setiap kali akan berciuman, pasangan seakan menghindari. Dia bahkan memilih memanjakan bagian tubuh Anda yang lain. Tak heran jika Anda bertanya-tanya tentang perilakunya ini. Jika hal ini yang terjadi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik Anda saat berciuman memang kurang ok. Namun kondisi ini memberi keuntungan di lain sisi, karena pasangan cenderung menciumi bagian tubuh Anda yang lain.
Si dia enggan mengawali ciuman
Berciuman dengan orang yang dicintai, dapat membuat seseorang tak memperdulikan lagi rasa malunya. Biasanya pasangan yang sangat pemalu sekalipun, dengan senang hati akan berinisiatif berciuman. Namun jika pasangan Anda tak pernah berinisiatif untuk memulai ciuman, itu artinya dia agak malas meladani ciuman Anda yang belum terasah tekniknya. Kalau begitu, mulai sekarang berpikirlah untuk memperbaiki cara Anda menciumnya. Jika perlu, bertanyalah padanya, ciuman seperti apa dan bagaimana yang ia inginkan. Dengan begitu Anda tak perlu menebak-nebak lagi kan?
Anda mengunyah, bukan menggigit bibirnya!
Tak peduli pria atau wanita, dia pasti suka jika sesekali saat berciuman pasangan menggigit bibirnya. Namun kadang tanpa disadari, Anda malah mengunyah bibir pasangan layaknya mengunyah permen. Keterampilan yang tidak prima ini, tentunya membuat pasangan enggan menerima ciuman Anda lagi.
Pasangan Anda berciuman dengan orang lain!
Selain memang si dia tak setia pada Anda, bisa jadi memang dia juga tak puas dengan ciuman Anda. Kalau begitu, segera sempurnakan teknik ciuman Anda dan buat dia menyesal telah mencium orang lain yang membuatnya tampak konyol di depan Anda.
Menurut sebuah riset yang pernah dilakukan oleh sebuah website di Amerika, kemampuan seseorang mencium, dapat membuat pasangan mau berlama-lama berciuman, bahkan membuat terlena dan bersedia bercinta.
Tapi jika Anda dan pasangan tidak merasakan hal ini, tentu ada yang salah. Bukan tidak mungkin, Anda atau pasangan bukan kategori a good kisser, atau bisa jadi pasangan memang tidak terlalu suka berciuman. Mana yang benar? Agar Anda tak penasaran, cek fakta berikut ini untuk menemukan jawaban yang benar.
Dia menghentikan ciuman 'panas' Anda
Jika tiba-tiba si dia menghentikan ciuman Anda yang penuh gairah, dan enggan untuk melanjutkannya, maka ini adalah pertanda bahwa Anda terlalu bernafsu melakukannya. Cara ini membuat pasangan tak bisa bernafas. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah, mencium pasangan secara lebih santai, penuh kelembutan.
Pasangan berhenti bernafas saat Anda menghembuskan nafas
Jangan terlalu percaya diri dan menganggap nafas Anda sesegar udara pagi. Bagamana kalau ternyata sebaliknya? Cara terbaik menyiasati agar hal ini tidak terjadi, adalah memastikan kesegaran napas sesaat sebelum berciuman. Caranya dapat bermacam-macam, Anda dapat menggunakan semprotan penyegar mulut, mengulum permen, dan selalu menjaga kebersihan oral (sikat gigi dan berkumur dengan cairan antiseptik).
Pasangan menjauhi bibir Anda
Setiap kali akan berciuman, pasangan seakan menghindari. Dia bahkan memilih memanjakan bagian tubuh Anda yang lain. Tak heran jika Anda bertanya-tanya tentang perilakunya ini. Jika hal ini yang terjadi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik Anda saat berciuman memang kurang ok. Namun kondisi ini memberi keuntungan di lain sisi, karena pasangan cenderung menciumi bagian tubuh Anda yang lain.
Si dia enggan mengawali ciuman
Berciuman dengan orang yang dicintai, dapat membuat seseorang tak memperdulikan lagi rasa malunya. Biasanya pasangan yang sangat pemalu sekalipun, dengan senang hati akan berinisiatif berciuman. Namun jika pasangan Anda tak pernah berinisiatif untuk memulai ciuman, itu artinya dia agak malas meladani ciuman Anda yang belum terasah tekniknya. Kalau begitu, mulai sekarang berpikirlah untuk memperbaiki cara Anda menciumnya. Jika perlu, bertanyalah padanya, ciuman seperti apa dan bagaimana yang ia inginkan. Dengan begitu Anda tak perlu menebak-nebak lagi kan?
Anda mengunyah, bukan menggigit bibirnya!
Tak peduli pria atau wanita, dia pasti suka jika sesekali saat berciuman pasangan menggigit bibirnya. Namun kadang tanpa disadari, Anda malah mengunyah bibir pasangan layaknya mengunyah permen. Keterampilan yang tidak prima ini, tentunya membuat pasangan enggan menerima ciuman Anda lagi.
Pasangan Anda berciuman dengan orang lain!
Selain memang si dia tak setia pada Anda, bisa jadi memang dia juga tak puas dengan ciuman Anda. Kalau begitu, segera sempurnakan teknik ciuman Anda dan buat dia menyesal telah mencium orang lain yang membuatnya tampak konyol di depan Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)